Pada pos yang lalu kita sudah membahas bagaimana sistem tata surya berpengaruh terhadap penomena alam yang terjadi. Misalnya terjadinya gerhana matahari dan bulan. Kali ini akan kita bahas tentang sistem penanggalan pada Kalender Masehi dan Kalender Hijriah.
Kalender Masehi
Berdasarkan teori revolusi dan rotasi bahwa semua planet dalam tata surya kita berevolusi mengelilingi matahari termasuk bumi dan bulan. Peredaran bumi mengelilingi matahari menjadi dasar perhitungan Kalender Masehi. Bumi mengelilingi matahari selama satu tahun tepatnya 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik atau 365,25 hari. Setiap 4 tahun sekali, 0,25 hari digabung menjadi 1 hari sehingga jumlah hari pada setiap 4 tahun sekali menjadi 366 hari dalam setahun. Itulah sebabnya mengapa setiap 4 tahun sekali terjadi tahun kabisat. Satu hari hasil penggabungan diletakkan pada bulan Februari. Pada tahun biasa jumlah hari pada bulan Februari hanya 28 hari, tetapi pada tahun kabisat menjadi 29 hari.
"Jadi jika anda lahir pada tanggal 29 Februari, ulang tahun anda dirayakan setiap 4 tahun sekali."
Adapun ciri tahun kabisat yaitu angka tahun tersebut habis dibagi 4. Misalnya tahun 2008, 2016, dan seterusnya. Penentuan awal hari pada kalender Masehi dimulai tengah malam (IPA Kelas VI, Dwi Suhartini dkk,2008:138).
Kalender Hijriah
Selain mengelilingi matahari, bulan juga berevolusi mengelilingi bumi. Lamanya bulam mengelilingi bumi adalah 1 bulan, tepatnya 29 setengah hari. Dalam satu tahun ada 12 bulan, maka jumlah hari dalam satu tahun menjadi 29,5 hari dikali 12 = 354 hari. Jadi jumlah hari dalam satu tahun pada kalender Hijriah adalah 354 hari.
Setengah hari digabung, sehingga jumlah hari pada bulan-bulan menurut Kalender Hijriah ada yang 29 hari dan ada yang 30 hari. Penentuan awal hari dalam Kalender Hijriah dimulai sejak tenggelamnya matahari.
Pada Kalender Hijriah ada pula tahun kabisat. Jumlah hari tahun kabisat pada Kalender HIjriah yaitu 355 hari dalam satu tahun. Satu hari tambahan diletakkan pada bulan Zulhijah. Dalam kurun waktu 30 tahun, Kalender Hijriah mengalami 11 kali tahun kabisat (IPA Kelas VI, Dwi Suhartini dkk, 2008:138).
Demikianlah informasi yang dapat admin sampaikan. Semoga menambah pengetahuan anda.
ADS HERE !!!